Mittwoch, 25. Januar 2012

Yang tahu, tolong kasih tahu dong.. gimana ini cara nya supaya ukuran header diblog saya sesuai ama letak? kok saya gak bisa-bisa sih? #ciaatt. (gaptek amat ya gue) padahal pas bikin nya udah disesuain ukuran nya. Mau make over blog, jd nya malah gini. haha kacau!
Yang tahu kasih tahu ya, puhlease bagi-bagi ilmu ke saya... aku mohon-aku mohon...


ekspresi memelas
sambil ngerayu


--------------SEKIAN -------------

Dienstag, 24. Januar 2012

Rintihan Hati

pengen bunuh diri
pict by google




SAYA MEMANG GILA !!!
GILA MEMANG, SAYA!!!
SAYA GILA MEMANG !!!
GILA SAYA, MEMANG!!!
LANTAS MAU APAKAH KALIAN, 
KALAU SAYA BENAR-BENAR SUDAH GILA!!!!


PostinganPalingPenting Sejagad Raya, 
edisi : Galau

Shower * Shower * Shower *



Murka Seorang Sahabat

by google


Wanita itu mengemis-ngemis kepadanya, mencoba mengais sebongkah harapan kepada sang karib nya. Membalut wajah dengan butiran ekspresi menengadah, walau tanpa rasa bersalah. Seketika ia mendekati karibnya, dan berucap dengan nada sendu.

"Kawan, aku membutuhkan bantuan mu." ucapnya lirih.

"Apa yang kau butuhkan?". 

"Aku perlu uang." keluh nya terus terang.

"Uang? untuk apa?." paras nya terbelalak.

"Aku butuh uang untuk ibuku". ia meyakinkan karibnya.

"Ibumu? memangnya ada apa dengan ibumu kawan?".

"Ibuku sakit, ia membutuhkan perawatan. Dan aku tidak punya uang untuk membiayainya".

Sang sahabat karib terdiam sejenak.Keadaan hening, ia mengernyitkan dahinya seakan masih ragu dengan ucap wanita itu, namun si wanita adalah sahabatnya. Wanita tahu, sang karib nya adalah orang yang berada. Jadi, tak menutupi ia lebih baik meminta bantuan kepada sang karibnya dibanding orang lain.

"Baiklah, berapa jumlah yang kau butuhkan?".

"Aku hanya butuh Rp.5000.000,- saja kawan?".

"Rp.5000.000? aku tak punya uang sebanyak itu."

"Tidak kah kau tega dengan keadaanku saat ini?".

"Aku mengerti, tapi uang sebanyak itu aku tak menyimpan. Yang aku punya hanya setengah dari nominal yang kau sebutkan, itu pun uang hasil tabunganku."

"Lalu bagaimana, saat ini aku sangat butuh uang itu".

"Sabar kawan, aku akan mencoba mencari pinjaman setengah nya lagi".

"Terimakasih kawan, aku berhutang budi padamu".

"Kita kan sahabat, jadi kau tak perlu sungkan".

Ia (si wanita) tampak terlihat girang, topeng nya seakan menutupi paras aslinya didepan sang karib. Namun, tidaklah uang yang ia pinjam untuk keperluan ibunya, melainkan untuk kebutuhan pribadinya berfoya-foya dan berjudi. Tak peduli umur, tak peduli jenis kelamin, dan tak peduli siapa yang akan melarang nya. Ia bersenang-senang dalam kemelut dusta. Bertahun-tahun ia memanfaatkan sahabat nya sebagai kelinci investor dan sampai pada suatu ketika si wanita mendadak kaya, dengan style yang glamour mencuri-curi pandang dihadapan para lelaki namun naas, ketika wanita kaya sahabat nya jatuh miskin.

"Kawan, aku membutuhkan bantuan mu". ucap sang karib lirih.

"Apa yang kau butuhkan?". ucap si wanita dengan nada angkuh.

"Aku butuh uang."

"Uang? Untuk apa?".

"Untuk pengobatan ayahku".

"Ayahmu?".

"Ya, beliau membutuhkan biaya. Dan aku tak tahu harus pinjam kepada siapa lagi. Mungkin kau satu-satunya yg dapat membantuku".

"Tapi, maaf ya kawan. Aku sedang tidak punya uang untuk pengobatan ayahmu."

"Aku mohon, aku sangat membutuhkan nya".

"Sebaiknya kau cari orang lain saja yang mau menolongmu, aku tidak punya uang".

"Sebegitu angkuhkah kau saat ini?".

"Apa urusanmu?"

"Kau tidak ingat , dulu kau selalu mengemis-ngemis pada ku?."

"Sudahlah lupakan, itu masa lalumu".

"Kau juga sudah lupa dengan ucapan "hutang budi" itu?

"Omong kosong!!!"

"Seharus nya aku yang berbicara seperti itu padamu! dasar wanita berparas muslihat!".

"Lancang sekali kau, berbicara itu padaku. PERGI DARI SINI, kau bukan sahabatku lagi".

"........"

Saat itu keadaan menjadi tak seindah semestinya, kemuslihatan si wanita telah tampak jelas ketika sang karib meminta bantuannya. Ia bahkan telah memurkai sahabat nya sendiri, tak peduli kesulitan yang dialami sang karib. Tak ingatkah dulu ia mengemis-ngemis penuh harapan pada sang sahabat? , dulu ia mendustai ucapannya, dulu ia membohongi sahabat nya. Namun saat ini, hanya sebuah pembalasan yang tak ada artinya. Arti sahabat sudah berubah menjadi "sahabat ada apanya" bukan lagi "sahabat apa adanya".


Janganlah menjalin sahabat jika kita hanya butuh bantuan nya sesaat,
melainkan jalinlah persahabatan ketika kita saling membutuhkan dan dibutuhkan.
Maka carilah sahabat yang "APA ADANYA" bukan "ADA APANYA".



oleh :

Montag, 23. Januar 2012

INFO LOMBA "Siapakah Aku Ini Tuhan?"

INFO LOMBA
Sebagai salah satu Upaya untuk meningkatkan kualitas dan Keterampilan Menulis serta untuk meramaikan penayangan cerpen di facebook, Grup CAA Publiser, dan Wahidin Sinaga Mengadakan Lomba Cerpen Bertema Siapakah Aku Ini Tuhan?

-          Syarat Peserta
  1. Peserta Lomba Bebas, tidak ada Batasan Usia, Jenis Kelamin dan Lainnya.
  2. Berteman dengan Wahidin Sinaga (http://www.facebook.com/sinagawahidin) dan grup Kampung Para Sastra (http://www.facebook.com/groups/249480738447999/).
  3. Memposting Info Lomba Cerpen Ini di Note FB anda dan mentag minimal 25 Orang Termasuk Wahidin Sinaga.
  4. Mengikuti Peraturan dalam Gambar Lomba.
  5. Mendaftarkan dirikalian disini ( http://caakomunitaspena.blogspot.com/2011/12/formulir-pendaftaran-lomba-siapakah-aku.html ) untuk Biodata Peserta lomba.
  6. Naskah yang diterima adalah Naskah Yang Memenuhi 2,3,4,5 yang akan masuk penjurian Naskah.
-          Syarat Cerpen
  1. Tema Siapakah Aku Ini Tuhan ?
  2. File Berbentuk doc.
          Diketik dalam Microsoft Word 97/03/07/10
          Sepasi 1,5
          Font : TNS ( Times New Romans )
          Ukuran Font :
              ‘ Judul   = 16pt ‘
              ‘ Sub Judul  = 14pt’
              ‘ Isi  = 12pt’
          Margin Normal Sesuai Microsoft Word 2003 ( T = 1 , R = 1.25 , B = 1 , L = 1.25 )
          Ukuran Kertas  A4
          Kata Pertama Menggunakan Dropcap bentuk Dropped
          Bentuk Paragraf adalah Justify
          Warna Tulisan Hitam
          Boleh Ditambahkan item-item Pendukung
3.   Menggunakan Bahasa Indonesia
4.   Panjang Cerpen Min 4 Hal
5.   Masing- Masing Peserta Maksimal  menggirim 4  Judul Cerpen ( Boleh 1 Judul Cerpen Max 4 )
      ( File Pisah )
6.   Sertakan Biodata dalam bentuk paragraf maksimal 70 Kata

-          Lain-Lain
  1. Kirim Cerpen, Biodata, dan Foto anda melalui : tamansastra@gmail.com , dalam attachment ( bukan di body e-mail ) dengan Subject Pesan  :  Nama + SAIT + Judul Cerpen
  2. Keputusan Juri Tidak dapat diganggu Gugat.
  3. Hak Cipta atas karya tetap dimiliki para Penulis dan Untuk CAA Publiser Wajib Menyantumkan Nama Kalian di dalam ebook/Buku .
  4. Kiriman Cerpen ditunggu Paling lambat tanggal 01 Februari 2012. ( Sebab ada UAS )
  5. Pemenang akan diumumkan pada bulan Maret 2012  ( Sebab ada UAS )
  6. Tidak Dipungut Biaya ( alias Gratis )
  7. 10 Karya Terbaik akan Mendapatkan
  • Juara 1 :  Pulsa Rp. 200.000 + Buku Hewan Peliharaanku – Wahidin, dkk + Piagam Online
  • Juara 2 :  Pulsa Rp. 100.000 + Buku Hewan Peliharaanku – Wahidin, dkk + Piagam Online
  • Juara 3 :  Buku Hewan Peliharaanku – Wahidin, dkk + Piagam Online
  • Juara 4 - 10 :  Piagam Online


Selamat Berlomba, Selamat Berkarya


Posting from : Wahidin Sinaga

Sonntag, 22. Januar 2012

PILU

Dukaku bagaikan sayatan...
Sayatan yang mengiris 
Dalam lubuk himpitan
Aku menangis...
Menangis-nangis bak gerimis
Membendung sebelum menghujan
Mengais luka ditepian
Menghimpun rintik demi rintik
Menggoreskan asa kepedihan
Mengapung ditengah kebanjiran
Dukaku bagaikan sayatan..
Yang tergores oleh karang
Menepi didaratan...
Menahan gertakan ombak
Menengadah ditengah lautan
Membuai pasir pantai
Membentur batuan
Dalam duka ku,
Aku menahan pilu
Pilu bagai diiris sembilu

danbo Pict








oleh : Amini.A

Montag, 9. Januar 2012

Rawr... Rawr... Rawr... meong. meong.

Err... Rawrr...
Ingin ku bunuh pacarku..... syalalallala.. #abaikan
kucing garong

Tadi nya gue pikir malam ini bisa nyelesain tugas klipping nya bu DORCE yang setumpuk alaihim waladooliim.. amiin.. eh* fufu -,-
ternyata ENGGAK, btw aniwe baswe, karena waktu indonesia sudah menunjukkan pukul hampir 12 malam dan kebetulan otak gue sudah mulai susah diajak diskusi dan seperti nya kaki gue sudah gatal untuk melangkah ke tempat tidur. Apalagi diluar sedang ujan, tambah saja hasratku untuk berteman dengan guling, Tapiii... AKU GAK BISAAA TIDUURRR... gubraakk *nyedot iklan telkomsel.
Wajahmu masih berbayang-bayang diubun-ubun ku *what the hell?.. maksudku gak kebayang jika aku membayangkan wajah bu dorce esok hari, oh .. gak gak gak kuat... asek! sebenernya gak usah dibayangin sih, tinggal lihat emak ane juga udah cukup menggambarkan. hihihihi *pis mak
Ah, Syhit.. syhit... syhit... jadi pengen makan pangShyit LOH?
RRAWWRR....
hari ini tak seindah yang ku inginkan, banyak tugas untuk besok yang belum saya centang contoh nya Agama (Hafalan), Sosiologi (Bikin bagan), Ekonomi (Rekap catetan accounting), daannn tak ketinggalan tugas yang selalu bikin galau oleh guru yang selalu galau.... jeng jeng... (musik horor) Tugas BUSER a.k.a Bu Sri a.k.a Bu Dorce *ah kebanyakan aka mulu, entar malah jadi aka-aka e e... (eh, itu waka-waka yah? ekekek) kenapa dia di katakan bu Dorce? anda bayangkan saja wajah Dorce Gamalama, tak jauh beda wajahnya. :3
Andaikan aku bisa kayak arman maulana " semua yang kulakukan is magic" subidubii...adap!!! -_____-
Yasudahlah, akhirkata saya mau ucapkan selamat bergalau ria buat para galaures, apapun galau nya yang penting tetep KeCe  (Keep Cemungudh qaqa) wokwokwok....


Gueh Mau Tidur Dulu..... 


Salam SUPER  gak pake Mie!! 






GUTE NACHT EVERYBODEH... :* sok sekseh