Yang dapat tertawa riang...
Berlari kesana-kemari...
Yang dapat menerobos lorong kepahitan
Namun, aku bukanlah kalian...
Yang dapat menapaki bumi sesuka hati
Karena aku tahu, aku tak dapat berjalan
Tapi, itu lah kenyataan bagiku
Aku selalu menunggu ...
Menunggu uluran para dermawan
Berharap belas kasih dari mereka
Dan mendapat bantuan setulusnya
Dan lagi, aku ingin seperti kalian
Walau karena keterbatasan ku,
Aku berharap dapat tertawa seperti kalian
Tertawa ditengah pahitnya kehidupan...
Ps : Puisi ini saya dedikasikan untuk penyandang disabilitas.
Keine Kommentare:
Kommentar veröffentlichen